Alhamdulillah, UAA menjadi PTNU terbaik versi webometrics

Alhamdulillah, UAA menjadi PTNU terbaik versi webometrics

Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia berhasil masuk dalam pemeringkatan Webometrics Rank 2021, termasuk Universitas Alma Ata. Webometrics merupakan organisasi pemeringkatan perguruan tinggi seluruh dunia yang telah dilakukan sejak 2004. The “Webometrics Ranking of World Universities” adalah sebuah inisiatif dari Cybermetrics Lab, sebuah kelompok penelitian milik Consejo Superior de Investigaciones Científicas (CSIC), badan penelitian publik terbesar di Spanyol. Cybermetrics Lab sendiri dikhususkan untuk melakukan analisis kuantitatif Internet dan Web Content, khusus yang berkaitan dengan proses generasi dan komunikasi ilmiah dari pengetahuan ilmiah. Motivasi dasar dari Cybermetrics Lab adalah mendorong penggunaan website sebagai media promosi institusi pendidikan tinggi guna mencerminkan secara keseluruhan tentang institusi pendidikan tinggi itu sendiri. Webometrics adalah suatu sistem yang memberikan penilaian terhadap seluruh universitas di dunia melalui website universitas tersebut. Webometric melakukan pemeringkatan terhadap lebih dari 31 ribu Perguruan Tinggi diseluruh dunia.

Peringkat ini diperbaharui setiap bulan Januari dan Juli, dan Kriteria penilaian yang digunakan oleh Webometrics kali ini berubah dari sebelumnya. Dilansir dari laman resmi Webometrics, ada beberapa indikator yang digunakan dalam melakukan penilaian, yakni: Visibility sebesar 50 persen, Transparency sebesar 10 persen dan Excellence sebesar 40 persen.

webometrics
Visibility (50%)

Visibility adalah kualitas konten dievaluasi melalui “virtual referendum” dengan menghitung semua external links yang diterima oleh webdomain Universitas dari pihak ketiga. Link tersebut mengakui prestise institusional, kinerja akademik, nilai informasi, dan kegunaan dari layanan seperti yang diperkenalkan dalam halaman web sesuai dengan kriteria jutaan web editor dari seluruh dunia. Data visibilitas link dikumpulkan dari dua provider informasi yaitu Majestic SEO dan ahrefs. Keduanya menggunakan crawler sendiri, menghasilkan database yang berbeda yang digunakan bersama-sama untuk saling melengkapi atau memperbaiki kesalahan. Indikatornya adalah produk dari jumlah backlink dan jumlah domain yang berasal dari backlink tersebut, sehingga tidak hanya penting popularitas link tetapi juga keragaman link.

Transparency (10%)

Transparency merupakan jumlah file dokumen Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps, .eps), Microsoft Word (.doc,.docx) and Microsoft Powerpoint (.ppt, .pptx) yang online/open di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google Scholar).

Excellence (40%)

Excellence merupakan jumlah artikel-artikel ilmiah publikasi perguruan tinggi yang bersangkutan yang terindeks di Scimago Institution Ranking (tahun 2015-2019).

Semua indikator diklaim bukan untuk mengevaluasi soal desain, kegunaan, atau jumlah klik di situs akademik mereka. Indikator tersebut dipakai Webometrics sebagai wakil untuk evaluasi mendalam terhadap performa universitas di mata masyarakat dengan mempertimbangkan kegiatan, hasil, relevansi, dan dampaknya.

Kehadirannya di beberapa kalangan di Indonesia banyak disalahartikan sebagai peringkat universitas di dunia. Sehingga motivasi dan filosofi dari inisiatornya menjadi kabur yang mana dalam situs resminya, Webometrics mencantumkan bahwa tujuan dari pemeringkatan ini adalah mempromosikan kehadiran situs akademik agar pengetahuan ilmiah dan budaya yang dihasilkan oleh perguruan tinggi bisa diakses secara terbuka oleh masyarakat. Mendukung prakarsa Open Access, akses elektronik ke publikasi ilmiah dan materi akademik lainnya adalah target utama dari webometric itu sendiri. Namun, indikator web sangat berguna untuk tujuan peringkat juga karena tidak didasarkan pada jumlah kunjungan atau desain halaman namun juga pada kinerja dan visibilitas global universitas. Publikasi pemeringkatan ini dinilai efektif mendorong perguruan tinggi di seluruh dunia untuk melayani masyarakat dengan baik.

Dr (h.c.) Isidro F. Aguillo salah satu Inisiator Webometrics menyatakan, Peringkat Webometrics memiliki cakupan yang lebih besar daripada peringkat serupa. Peringkat ini tidak hanya terfokus pada hasil penelitian tetapi juga pada indikator lain yang mungkin mencerminkan kualitas global institusi sarjana dan penelitian di seluruh dunia. Webometric bermaksud untuk memotivasi institusi dan ilmuwan untuk memiliki kehadiran web yang mencerminkan aktivitas mereka secara akurat. Jika kinerja web sebuah institusi berada di bawah posisi yang diharapkan sesuai dengan keunggulan akademis mereka, otoritas universitas harus mempertimbangkan kembali kebijakan web mereka, meningkatkan volume dan kualitas publikasi elektronik mereka secara substansial. Untuk itu diperlukan kearifan dan kemauan semua unsur universitas seperti dosen, karyawan dan mahasiswa untuk mau membuat karya ilmiah dan mengunggahnya dalam publikasi elektronik di website universitas. Sehingga masing-masing dari mereka harus bertanggung jawab terhadap konten yang mereka publish.

 

sumber:

https://www.webometrics.info/en/Methodology
https://ubaya.ac.id/2018/content/articles_detail/34/Motivasi-dan-Filosofi-Webometrics-Ranking
https://bpp.unair.ac.id/filosofi-webometrics

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*