Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Alma Ata Berbagi Ilmu UI/UX Design di SMAN 7 Yogyakarta ~ Sistem Informasi Jogja. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Alma Ata kembali menunjukkan peran aktifnya dalam dunia pendidikan melalui kegiatan berbagi ilmu kepada pelajar sekolah menengah. Kali ini, tim mahasiswa semester 5 Sistem Informasi Universitas Alma Ata mengadakan kegiatan pengajaran UI/UX Design kepada siswa SMA Negeri 7 Yogyakarta.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsep dasar UI (User Interface) dan UX (User Experience) kepada siswa sejak dini, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang karier di bidang desain digital dan teknologi. Materi disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami dan menarik bagi siswa.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara tim mahasiswa dan siswa, dilanjutkan dengan pengenalan konsep dasar UI (User Interface) dan UX (User Experience). Pada tahap ini, mahasiswa menjelaskan perbedaan UI dan UX, peran desain dalam pengembangan aplikasi, serta contoh penerapannya pada aplikasi digital yang sering digunakan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin siswa memahami bahwa UI/UX bukan hanya soal tampilan yang menarik, tetapi juga tentang bagaimana sebuah aplikasi bisa mudah digunakan dan nyaman bagi penggunanya. Dengan pengenalan sejak SMA, kami berharap siswa lebih siap menghadapi dunia teknologi,” ujar Sarwo, mahasiswa Sistem Informasi Universitas Alma Ata.
Agar suasana belajar lebih interaktif, tim mahasiswa menyisipkan game tebak-tebakan desain, di mana siswa diminta menentukan desain aplikasi mana yang dianggap tepat dan mana yang kurang sesuai. Melalui aktivitas ini, siswa diajak berpikir kritis sekaligus memahami prinsip dasar UI/UX secara menyenangkan.
Memasuki sesi akhir, siswa mengikuti praktik langsung menggunakan tools Figma. Pada sesi ini, siswa belajar membuat desain aplikasi mobile mulai dari canvas kosong hingga menjadi prototype sederhana yang terdiri dari dua screen. Siswa juga diperkenalkan alur dasar desain, mulai dari penataan komponen, konsistensi tampilan, hingga menghubungkan antar layar.
Salah satu siswa kelas XII 7, Hasan, mengungkapkan kesannya terhadap materi yang disampaikan.
“Materi yang didapat hari ini unik karena awalnya saya belum mengenal Figma, jadi sekarang bisa tahu dan paham. Menurut saya ini sangat bermanfaat karena sepertinya saya akan menggunakan Figma lagi untuk desain proyek frontend saya ke depannya,” ujar Hasan.
Guru TIK SMAN 7 Yogyakarta, Pak Hanung, turut memberikan apresiasi terhadap metode pembelajaran yang digunakan oleh tim mahasiswa.
“Penjelasannya cukup baik, bahkan anak-anak terlihat lebih aktif dan semangat belajar bersama teman-teman mahasiswa dibandingkan dengan saya,” ujarnya sambil tertawa kecil. “Praktik yang disampaikan juga sangat bagus karena siswa bisa menyelesaikan satu screen dalam satu pertemuan. Kalau saya sendiri, mungkin tidak bisa selesai dalam satu pertemuan. Berkat bantuan tim mahasiswa, pemahaman siswa jadi lebih baik.”
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Sistem Informasi Universitas Alma Ata tidak hanya menerapkan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung pendidikan teknologi di tingkat sekolah menengah. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan sebagai bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam menghadapi perkembangan dunia digital.