Mahasiswa Sistem Informasi Universitas Alma Ata Raih Juara 3 UI/UX Design SYNTAX 2026 Berkat Aplikasi Signify untuk Penyandang Disabilitas ~ Jurusan Sistem Informasi. Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Alma Ata, Murniasih, berhasil meraih Juara 3 pada Lomba UI/UX Design SYNTAX 2026 yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Informatika (IMPSI) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST). Prestasi tersebut diraih melalui prototype aplikasi Signify (Inclusive Career Platform for People with Disabilities), sebuah solusi digital yang dirancang untuk memperluas akses kerja bagi penyandang disabilitas. Kompetisi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia itu mengusung tema “Solusi Digital dalam Ekosistem Inovatif yang Berdampak bagi Masyarakat Luas” dan menilai inovasi berdasarkan kualitas desain, relevansi solusi, serta pengalaman pengguna.
Keberhasilan Murniasih menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa Universitas Alma Ata mampu bersaing di tingkat nasional dalam bidang User Interface (UI) dan User Experience (UX). Pada babak final, ia bersaing dengan finalis dari Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebelum akhirnya berhasil menempati posisi ketiga.
Melalui karya berjudul Signify, Murniasih mengangkat isu inklusivitas dalam dunia kerja. Prototype aplikasi tersebut dikembangkan sebagai platform karier yang dirancang khusus untuk membantu penyandang disabilitas memperoleh informasi mengenai perusahaan yang memiliki fasilitas aksesibel sekaligus mempermudah proses melamar pekerjaan.
Konsep yang diusung Signify menitikberatkan pada pengalaman pengguna yang inklusif. Aplikasi dirancang agar penyandang disabilitas dapat mengakses peluang kerja tanpa menghadapi berbagai hambatan yang kerap muncul dalam proses rekrutmen.
Selain menghadirkan tampilan antarmuka yang ramah pengguna, Signify juga berupaya menjembatani kebutuhan antara pencari kerja penyandang disabilitas dengan perusahaan yang memiliki lingkungan kerja yang lebih aksesibel. Pendekatan tersebut sejalan dengan tema kompetisi yang mendorong peserta menghadirkan solusi digital yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Kompetisi UI/UX Design SYNTAX 2026 sendiri diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian, tiga peserta terbaik berhasil melaju ke babak final, yaitu perwakilan dari Universitas Alma Ata, Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Pada tahap presentasi akhir, seluruh finalis memaparkan prototype aplikasi yang telah dikembangkan. Dewan juri memberikan penilaian berdasarkan kualitas desain antarmuka, inovasi yang ditawarkan, serta kesesuaian solusi terhadap kebutuhan masyarakat.
Murniasih mengaku bersyukur atas capaian tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang UI/UX.
“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bangga bisa meraih Juara 3. Pengalaman ini menjadi pelajaran sekaligus motivasi bagi saya untuk terus berkembang di bidang UI/UX. Saya juga menyadari masih perlu meningkatkan kemampuan, terutama dalam sesi final presentasi, sehingga ke depannya saya bisa tampil lebih baik lagi,” ujar Murniasih.
Prestasi tersebut turut mencerminkan semangat mahasiswa Jurusan Sistem Informasi Universitas Alma Ata dalam menghasilkan inovasi digital yang tidak hanya berorientasi pada aspek teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata melalui solusi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.