Perkembangan Sistem Informasi Kian Pesat, Ini Tahapan, Contoh, dan Peluang Karier Menjanjikan ~ . Jurusan Sistem Informasi. Sistem informasi terus berkembang dari pencatatan manual hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung aktivitas manusia di berbagai sektor. Data yang dilansir dari Headline.co.id menjelaskan bahwa perubahan ini terjadi seiring kebutuhan manusia dalam mengelola, menyimpan, dan menggunakan data agar lebih cepat, akurat, dan efisien. Perkembangan tersebut kini dimanfaatkan di hampir seluruh lini kehidupan, mulai dari pendidikan, bisnis, layanan publik, hingga transaksi digital. Kondisi ini membuat bidang sistem informasi dinilai memiliki prospek masa depan yang semakin cerah.
Secara umum, sistem informasi merupakan cara terstruktur untuk mengelola data agar dapat diolah menjadi informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan. Pada masa awal, pengelolaan data masih dilakukan secara manual menggunakan buku dan kertas, sehingga rawan kesalahan, lambat, serta berisiko rusak atau hilang. Seiring kemajuan teknologi, cara kerja tersebut berubah secara signifikan.
dikutip dari situs media Headline.co.id, terdapat lima tahapan utama perkembangan sistem informasi. Tahap pertama adalah zaman manual, ketika seluruh pencatatan dilakukan secara konvensional. Keterbatasan kecepatan dan akurasi mendorong munculnya kebutuhan akan sistem yang lebih praktis.
Tahap kedua adalah zaman komputer awal pada kisaran 1960–1980-an. Pada periode ini, komputer mulai digunakan untuk menyimpan dan mengolah data, meski penggunaannya masih terbatas di perusahaan besar karena harga perangkat yang mahal dan kebutuhan tenaga ahli.
Tahap ketiga memasuki zaman internet pada 1990–2000-an. Kehadiran internet memungkinkan data dikirim dan diakses dari jarak jauh, sehingga sistem informasi tidak lagi terbatas pada lingkungan perusahaan, melainkan mulai digunakan secara luas oleh masyarakat melalui website dan email.
Tahap keempat adalah zaman cloud dan mobile yang berlangsung hingga saat ini. Data dapat diakses kapan saja melalui perangkat seluler atau laptop karena tersimpan secara daring. Aktivitas kerja, transaksi, hingga pembelajaran pun semakin bergeser ke ranah digital.
Tahap kelima adalah era kecerdasan buatan dan otomatisasi yang diproyeksikan menjadi masa depan sistem informasi. Pada tahap ini, sistem mampu menganalisis data dan mengambil keputusan secara mandiri, sehingga proses bisnis dapat berjalan lebih cepat dan efisien.
“Perkembangan sistem informasi tidak hanya mengubah cara manusia mengelola data, tetapi juga membuka peluang baru di berbagai sektor industri,” tulis Headline.co.id dalam laporannya.
Perkembangan tersebut juga dapat dilihat dari berbagai contoh penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Di sektor perdagangan, e-commerce memudahkan masyarakat berbelanja tanpa harus datang ke toko fisik. Dalam dunia pendidikan, e-learning memungkinkan proses belajar dilakukan kapan saja dan di mana saja. Di sektor keuangan, e-banking mempercepat transaksi tanpa harus datang ke bank atau ATM. Pada layanan kesehatan, sistem informasi kesehatan membantu pengelolaan rekam medis pasien secara digital sehingga lebih aman dan mudah diakses. Sementara itu, konsep smart city memanfaatkan sistem informasi untuk mengelola layanan publik agar lebih terintegrasi dan efisien.
Dari sisi ketenagakerjaan, peluang karier di bidang sistem informasi juga terus meningkat. Menurut data yang dikutip Headline.co.id dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), kebutuhan tenaga kerja sektor teknologi informasi terus bertumbuh, dari sekitar satu juta orang pada 2021 dan diproyeksikan hampir dua kali lipat pada 2025. Kebutuhan tersebut mencakup berbagai posisi strategis, seperti Data Analyst, Web Developer, System Engineer, Cybersecurity Analyst, Software Developer, Database Administrator, hingga IT Support Specialist.
Selain peluang kerja yang luas, sektor ini juga menawarkan tingkat kesejahteraan yang kompetitif. Rata-rata gaji awal seorang System Engineer, misalnya, berada pada kisaran Rp9.000.000 hingga Rp10.500.000 per bulan, dan berpotensi meningkat seiring pengalaman dan kompetensi.
“Dengan perkembangan teknologi yang tidak pernah berhenti, sistem informasi menjadi salah satu bidang dengan prospek karier paling menjanjikan di era digital,” dikutip dari situs Headline.co.id.
Sebagai penutup, pesatnya perkembangan sistem informasi menunjukkan bahwa penguasaan teknologi dan pengelolaan data menjadi kompetensi kunci masa depan. Dengan dukungan inovasi berkelanjutan dan kebutuhan industri yang terus tumbuh, bidang ini dinilai tetap relevan dan strategis bagi generasi muda yang ingin berkarier di dunia teknologi.