Kegiatan Modul Nusantara Kebhinekaan Mahasiswa Inbound Program PMM Universitas Alma Ata

Kegiatan Modul Nusantara Kebhinekaan Mahasiswa Inbound Program PMM Universitas Alma Ata

Sebanyak 32 Mahasiswa inbound Program PMM Universitas Alma Ata Yogyakarta berkesempatan mengikui kegiatan modul Nusantara kebhinekaan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 10 Juni 2024 di Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang Propinsi Jawa Tengah. Kegiatan tersebut juga diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa Universitas Alma Ata. Terdapat 2 mahasiswa inbound yang mengikuti program PMM di Program Studi Sistem Informasi yaitu Muhammad Parhan dari Universitas Islam Riau dan Marselius Fidelis Tafonao dari Universitas Sari Mutiara Indonesia. Tampak keduanya sangat antusias mengikuti kegiatan Modul Nusantara Kebhinekaan hingga selesai.

Tujuan dari modul ini adalah untuk membangun pemahaman dan penghargaan terhadap keberagaman budaya, agama, dan suku bangsa di Indonesia, serta memupuk sikap toleransi dan kebersamaan di antara Mahasiswa inbound Program PMM. Modul “Nusantara Kebhinekaan” adalah materi pendidikan yang dirancang untuk memperkenalkan dan mendalami konsep kebhinekaan atau keberagaman di Indonesia, yang dikenal sebagai Nusantara. Modul ini mencakup berbagai aspek kebhinekaan Indonesia, yaitu:

  1. Sejarah Nusantara: Menjelaskan sejarah Indonesia dari masa kerajaan-kerajaan kuno hingga era modern, dengan fokus pada bagaimana berbagai budaya, suku, dan agama berkembang dan berinteraksi satu sama lain.
  2. Keanekaragaman Budaya: Menggali kekayaan budaya Indonesia yang meliputi tarian, musik, seni rupa, adat istiadat, dan bahasa daerah dari berbagai suku bangsa di seluruh Nusantara.
  3. Agama dan Kepercayaan: Menjelaskan berbagai agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Indonesia, serta bagaimana toleransi dan kerukunan antar umat beragama dijaga.
  4. Geografi dan Demografi: Mengkaji bagaimana kondisi geografis Indonesia yang beragam mempengaruhi kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya.
  5. Nilai-nilai Pancasila: Mengaitkan konsep kebhinekaan dengan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi pemersatu bangsa Indonesia.
  6. Tantangan dan Peluang: Mendiskusikan tantangan-tantangan yang dihadapi dalam menjaga kebhinekaan di tengah globalisasi dan modernisasi, serta peluang yang bisa dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Open chat